Rabu, Februari 08, 2012

do!

pak halimi bilang saya mulai terlihat beda dari biasanya.  mulai terlihat nggak disini.  mulai nggak fokus.
bu nora bilang itu nggak apa-apa.  wajar.  karena sekarang saya berada dalam proses transisi.
saya mengapresiasi pengertian mereka semua.  terima kasih.

iya, sekelaebat-kelebat muncul..  tentang liburan saya. tentang perjalanan kami untuk saling mengunjugi di tengan kerusakan jalan porong-pasuruan.  tentang bagaimana masa depan kami kelak.  bagaimana nenek abang yang sudah ingin menjaga anak-anak kami.  tentang teman-teman yang akan datang ke acara pernikahan kami.  tentang bagaiman kami sebaiknya menghormati kedatangan mereka yang dari jauh.
berasa sedang malas memikirkan urusan orang lain termasuk urusan kantor dan terlalu memikirkan diri sendiri.

beruntung tuhan itu sayang banget sama saya.
di tengah ketidakfokusan ini, kerjaan yang dilimpahkan pada saya juga tidak seramai biasanya.
di tengah ketidakfokusan ini tuhan masih memberikan saya kesadaran untuk belajar dari apa yang terjadi di sekeliling saya.

betapa saya tersenyum ketika bu nora bercerita bahwa setelah data yang ia tunjukkan pada direktur tentang kinerja rumah sakit bulan lau, direktur meminta data seperti itu harus ditampilkan secara rutin dan disampaikan pada khalayak internal rumah sakit pada saat apel pagi sebagai bahan evaluasi.
hari ini, itu tersampaikan.
dulu? mana ada... kecuali telah direkap tahunan.  lalu tindak lanjutnya? nggak ada juga... berjalan apa adanya sesuai tradisi.  nggak ada perbaikan, nggak ada evaluasi.
bu nora bilang:  saya sudah berkomitmen dan akan melaksanaknnya.
sangat profesional!
awesome.

bagaimana komitmen yang dilaksanakan itu sedikit demi sedikit akan mewujutkan mimpi.
mimpi bu nora sepertinya memperbaiki kinerja rumah sakit ini.
dan menjadi anak buah dari bos yang seperti itu rasanya asik... saya bukan anak buahnya tapi saya merasakan gairahnya.
panutan jika saya kelak punya anak buah: ketegasan dalam komitmen.

Tidak ada komentar: