Jumat, Desember 25, 2015

Man Utd (baca: Manut)

Bagian terhebat dari suatu momen Maulid nabi adalah kita ternyata menjadi bagian dari ummat Rasulullah.  betapa Allah sayang kita banget kan.  Nggak pakai kita request, Dia telah berikan jalan yang sudah fix oke, bagus, sempurna.

dan alih-alih memperdebatkan tentang kontroversi ucapan natal *halo?? nggak usah didepatkan, jangan ucapkan saja jika itu meragukan, aalagi jika sudah yakin itu adalah bagian pengakuan -- kenapa nggak dipakai buat ngaca: sudah apa kita ini sebagai pengikut kanjeng nabi Muhammad?

bagian tersulit dari menjadi Muslim itu....
ISTIQAMAH
sudah tau wajib berhijab kemanapun perginya, tapi istiqamah menutup aurat itu.... sesuatu
istiqamah dalam jalan yang baik selelu saja berasa lebih sulit dibanding jalan yang tak baik.
coba,
mulai berprasangka baik itu bisa saja, tapi melakukannya terus menerus? kayaknya lebih istiqamah berpikir yang enggak enggak deh.
iman itu naik turun,
istiqamah menjaga iman tetep naik di track nya apa iya bisa? bisa.. gampang?? ah,, lebih gampang untuk kemudian nggak mikir apa-apa, nggak mikir siapa-siapa, lalu berkelakukan seenaknya.
hahaha


kapan ya bisa manut sama yang disabdakan Rasulullah tanpa tapi, tanpa wegah
kapan ya bisa manut sama yang disabdakan Rasulullah dengan senang hati?

Selasa, Desember 22, 2015

The Candle of Candil

Desember 2015 ini lumajangku berulang tahun yang ke 760. Waw. 7 abad udah ngapain aja para makhluk hidup disini? Udah bikin cerita apa aja? Sebanyak apa darah dan air mata? Segelak apa tawa?
Nggak tahu. Nggak kebayang.

Begitupun mereka,, nggak kebayang bahwa saya bakalan maju ikut gerak jalan candipuro sampai lumajang, berjarak sekitar 27km, populer dengan nama Candil.

Siapa saya?
Cuma seonggok perempuan yang mereka bilang kurus (padahal saya langsing aja,,,hihi) dan nggak punya rekam jejak oke dalam hal hal berbau fisik (karena didapati beberapa kali nggk masuk kerja karena sakit, mungkin). Jadiiii.... Menjelang agenda itu... Ibu ibu itu... Bener2 gak yakin dan bilang: kuat tahhhhh??? Dg irama yg gimana gimana gitu.
Wewkwkwkwk. Abaikan. Karena sudah terlanjur niat dan yakin.

Kenapa niat, kenapa yakin?
Karena saya tahu batas kemampuan saya in sya Allah.

Dan kami pun bergabung
Tim dibentuk h-7.
Bukan orng2 yang wow. Hanya staf2 biasa yg terpaksa niat :D hihihi
Latihan dua kali aja, selebihnya adalah acara jalan dan makan makan.
Bahkan pas hari H berangkat molor, tapi kami nggak berantem gegaranya.
Sehingga nyampe tkp telat gak dapat nomor, dan kami nggak menyalahkan siapapun karenanya.
Seorang kawan yg merasa punya tanggung jawab lebih pun mengupayakan nomor dada itu. Ketika mendapatkannya itu bikin happy dan terharu.

Yess lalu berjalan beriringan kami.
Sesekali diangkut mobil kantor
Nggak narget menang ato apapun
Bahkan masih sempatkan diri buat silaturahmi (baca: numpang makan) di rumah rekan.
Alhamdulillah semuanya akhirnya sampai di finish, lengkap, penuh semangat.
Esoknya punnn.... Ibu ibu itu seperti menaruh pandangan barunya atas saya. Heeee.... Mendapan beberapa ucapan selamat karena selamat sampai tujuan.

Dari perjalanan ini saya belajar tentang banyak hal,
Bahwa nggak perlu pesimis atas apa yang dinilai orang tentang kita, karena in sya Allah optimis adalah bahan bakar terbaik.
Bahwa nggak perlu menjadi ssesuatu yg super, hanya perlu tanggung jawab, saling ngerti, ngalah disaat perlu, maka sekelompok manusia akan mencapai tujuan bersamanya
*bandingkan dg waktu kerja bareng bos2 itu, yg merasa menonjol, lalu pada akhirnya nggak bisa kompak

Bahwa Allah selalu berperan dengan skenario terbaiknya!!!
Ah itu.

Apakah saya akan selalu optimis?
Apakah akan terus berusaha tidak untuk menjadi saya yg tampak terbaik, tapi cukup menjadi saya yang bertanggung jawab?
Yes yes,,
Begitu ingin.
Semoga dimudahkan. Amin.

Minggu, Desember 13, 2015

Ada Guru di Lembah Kapas Biru

Halah!! Kayak apa aja judulnya!!
Hihihi

Baru sempat bikin reportase perjalanan petualangan saya bersama beloved and friends minggu lalu nih.
Yups,, kami jalan jalan lagi ke sebuah destinasi piknik keren di kota Lumajang.
Juga seperti perjalanan piknik terakhir (yg ke B-29), ini nggak direncanakan. Tetiba ada yg ngajak lalu berangkatlah kami.
Hujan hujan
Bawa motor
Heduuuu

Nyampe di tkp sudah lewat tengah hari
Jalan basah licin berlumpur
Selalu takut mati >_< membayangkan kepleset, jatuh ke jurang antah berantah, mati mengenaskan, blm tobat, masuk neraka
Oemjiii horor!!!
Sandal yg saya pakai bukan buat medan begini, licin, bikin rempong.
Cekeran. Kaki bekerja keras!!
Menopang tubuh, menjaga diri, menahan rasa nggak nyaman terhujam2 bebatuan di telapak.
Perjalanan yg nggak nyaman ini bikin pengen berhenti, putus asa, apalagi pas dikasih tahu bahwa keindahannya masih jauh dibalik gunung sana. Huhuhuhuhuuuu...

Perjalanan makin berat waktu kaki mulai membawa lumpur. Makin licin. Makin sulit berjalan. Meski udah dapet pinjaman sandal gunung dari beloved. Selalu senang bertemu aliran air, bisa bersihin kotoran di kaki dan sandal, sedikit meringankan beban perjalanan.
Lumpur ini semacam dosa ya!!
Semakin kamu membawanya dalam perjalanan hidup,, semakin berat!!
Dan air itu seperti pengampunan,, sering2 dosa dicuci dengan istigfar, permohonan maaf, bila ia bersih maka langkah hidup semakin ringan.
Eaaaa
Bijaksana sekali. Hihihi.

Yang nggak kalah penting,, pijakan kaki saat berjalan. Pijaklah hal2 yg keras, kuat, kokoh, kata beloved. Jangan tanah basah becek yg dijadikan pijakan. Pilihlah batu, atau akar pohon besar itu.
Heuuuu.....
Begitupun hidup.
Batu itu seperi iman, menancap mantap, walau nggak besar2 amat ia menjaga kita dari labilnya keadaan. Selalu menjadikannya pijakan dlm kehidupan.

Begitulah
Akhirnya tahu kan kenapa saya bilang ada guru di lembah kapas biru.

Endingnya gimana???
Aaahhhhh.... Sejam berlalu, baru sampai di tujuan yg sebenarnya. Keindahan air terjun itu.... Bikin lupa sama lelahnya perjalanan.
Yessss
Waktu perjalanan hidup g menyenangkan....
Bersungguh sungguh. Man jadda wajada.Terus melangkah maju
Berpijak pada iman,,
Istigfar, berusaha bertobat dan nggak bawa dosa dosa baru. Bersabar.
Istiqomah di jalan itu.
Dan in sya Allah kita akan sampai di tujuan.

Selasa, Desember 01, 2015

Make a wish

Amazing itu....
Ketika mbatin banget,, pengen punya kaos baru....
Trus datengin temen yg punya katalog sophie
Order
Dan pas balik ke bangku,, dikasih tau sama kakak vi,, kalo kita dapet oleh2 dari bu bos....
Dibuka dan isinya
Ya ampyuuuunnnn kaos cantiiiiikkkkk bgt
Saya sukaaaaaaaaaaaa pake banget

Gitu
Gak jarang lo Allah kasih saya kejutan macem itu
Mengabulkan keinginan saya dalam sekejap mata
Semacam bilang: mudah bagiKu memberi semua inginmu.

Sebagian keinginan yg lain belum dikabulkan :D tapi... Apa sih yg Allah nggak sanggup??
Ia tahu yg terbaik buat setiap kita kan :)