Sabtu, April 25, 2026

Selamat Hari Kartini

Pencapaianku bulan ini: setor 40 naskah cerpen ke editor!! Yeyyyy!! Selamat, ya, akuuuuu!!!

Serunya, bulan ini aku juga ambil kelas berbayar untuk menulis cerita pendek. Ada sesi-sesi saat kami boleh sharing cerpen yang sudah pernah kami tulis dan dijadikan bahan tugas untuk dianalisa peserta lain. Aku membagikan tulisan saat awal banget belajar nulis, salah satu tulisan yang cukup keren menurutku. Dan ketika dianalisa oleh teman, waduuuhhh kelihatan compang camping gaiiisssss...

Rasanya jadi campur aduk. Tertampar, sakit juga sih, tapi lebih seperti nyeri otot pasca ngegym. Itu tulisanku for about enam bulan lalu. Dan tulisanku belakangan, setelah diasah melalui puluhan cerita pendek yang kutulis, insya allah sudah lebih baik. Aku sangat bersyukur aku sudah bertumbuh. Aku bersyukur bisa menerima kritisi itu dengan jiwa besar. Aku bersyukur ada yang melakukannya. Aku bersyukur kritisi itu keluar sekarang, saat kapasitasku sudah bertambah. Aku bersyukur, dulu saat menulisnya, aku hanya mendapat apresiasi. 

Terima kasih orang-orang baik di sekelilingku.

Senin, April 13, 2026

Home Visit

The best part of lebaran tahun ini adalah... alhamdulillahhhh... kesampaian berkunjung ke teman-temanku di kota pisang!! ini adalah cita-cita dua tahun belakangan, sih... dan yang paling menyenangkan bahwa beloved bersedia mengantarku ke setiap pintu yang kukunjungi.

  1. Rumah Retno
    Dia adalah salah seorang yang penting di sejarah masa lalu. Pernah jualan barang bertiga, dan she always be the best marketer ever. Kalau jualan selalu laris manis gitu deh. Bahkan sampai sekarang sepertinya masih begitu. Senang akhirnya dia bisa mewujudkan rumah impiannya. Rumah yang imut, cantik, estetik.

  2. Rumah Kak Vita
    Orang cantik yang paling baik yang kukenal. Beberapa kali sambang rumah bondowoso jadi... kayak ada utang banget harus menjejakkan kaki di rumahnya. Alhamdulillah, sudah terealisasi. Senang melihat vita-vita sachet sudah tumbuh gede, senang dengan kehangatan keluarga mereka. Bertemu dengannya menghangatkan hatiku

  3. Rumah Bu Nora
    Masih seperti rumah yang dulu, dan beliau alhamdulillah kelihatan sehat dan siap mantu. mendapat sudut pandang ibu yang baik dari beliau, memberi jalan tapi tetep menyerahkan keputusan pada yang akan menjalankan hidup. 

  4. Rumah Kak Desya
    Best home lah ini yaaaa... di lahan yang imut tapi bisa punya kolam renang!! Meski nggak bisa lihat kolamnya cuz itu berisiko membuat anakku tantrum nggak bisa diajak pulang. Ini seperti rumah yang biasanya cuma dilihat di konten-konten influencer. Wkwkwk. Dan senang kami masih bisa bercerita apapun seperti dulu, tanpa canggung... meski sudah lama nggak ketemu.

  5. Rumah Dibo
    Rumah terakhir yang kami singgahi. Salah satu teman kerja terlama juga, dan darinya aku banyak belajar tentang self love: treat ourself sebaik-baiknya, dari milih yang dimakan, yang dipakai, bahkan keistiqomahannya berolahraga... 

  6. Rumah Ria
    Tidak bertemu tapiii dapat oleh-oleh segambreng. Terharu akutuuuu... Senang dengan usahanya yang menggurita: parcel, f&b, skincare... Padahal udah bisa banget dia santuy-santuy menikmati hidup tanpa kerja keras (pov aku yang sok tau)
Belum semua yang kuinginkan sudah kusinggahi. Mudah-mudahan juga bisa main ke kota lain dan menyambangi teman baikku dimanapun kalian berada. Sebut: Jember, ambulu, balikpapan, ponorogo. Ini dulu deh.